INI ALASAN KENAPA BABINSA KODIM KENDARI, TURUN KE SAWAH

 

Konawe - Program pemerintah dalam membangun ketahanan pangan merupakan program yang harus didukung oleh semua pihak karena ketahanan pangan adalah kekuatan pendukung dalam system pertahanan Negara.

Peran TNI dalam memberi kontribusi terhadap sektor pertanian patut diberi acungan jempol, karena TNI yang tadinya lihai memainkan senjata kini dia berperan bisa memainkan cangkul dan traktor pengolah sawah ini luar biasa, mungkin angkatan perang Indonesia satu-satunya mampu menjadi pembimbing, motivator, fasilitator, dinamisator inovator bagi kelompok tani di lapangan.

Komandan Kodim 1417/Kendari Kolonel Kav Hendi Suhendi S.Sos,.M.Si menjelaskan Bukan tanpa alasan babinsa Kodim 1417/Kendari turun ke sawah melaksanakan pendampingan tehadap petani. Ini sesuai  perintah dari Komando atas berdasarkan Penandatangan MoU Kementan dan TNI yang dilakukan pada 8 Januari 2015 silam.

“Menteri Pertanian menggandeng TNI dalam rangka mendukung upaya khusus swasembada pangan, dengan menerjunkan babinsa sebagai aparat teritorial di seluruh Indonesia,” Kata Dandim

Lanjutnya, Bukan untuk mengambil alih tugas dari Tim Penyuluh (Penyuluh Pertanian). Jadi dapat dipastikan Babinsa bukan Penyuluh Pertanian, tapi pada banyak tempat lebih kepada menjadi pengisi kekosongan penyuluh pertanian yang memang jumlahnya masih sangat kurang secara Nasional.

“Babinsa sebelum terjun kesawah mereka di kursuskan terlebih dahulu untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh dinas pertanian tentunya yang menyampaikan materi pertanian para pakar dan insinyur pertanian yang berpengalaman. Oleh sebab itu Babinsa yang diterjunkan untuk pendampingan para petani  tidak usah di ragukan lagi kemampuannya, karena mereka sudah dibekali dan di informasikan apa kesulitan para petani dilapangan.,” Papar perwira tiga bunga melati tersebut.

Senada yang disampaikan Danramil 07 Unaaha Kapten Inf Kislam, Keterlibatan anggota babinsanya di lapangan seperti yang di lakukan Serka Murdiyono Rabu 09 Oktober 2019, Melaksanakan pendampingan  panen padi  kelompok tani  sumbu beke seluas 1,5 ha di Desa garuda Kec Padangguni Kab Konawe.

 “ Hasil yang di capai kurang lebih 80 karung dan langsung di ambil mitra bulog bapak Sulindra dari desa alosika kec padangguni dengan harga Rp 4300 per kilo,”  Ujar Danramil

Ia juga mengatakan, babinsa tidak sendiri tapi bersama PPL . Pendampingan yang dilakukan babinsanya di lapangan mulai tahap awal pengolahan sampai panen dan serap gabah oleh bulog.

About kodim1417

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.