Peran Babinsa Dalam mendeteksi Ancaman Dalam Negeri

Kodim 1417/Kendari menggelar Apel Danramil dan Babinsa yang akan berlangsung tiga hari kedepan mulai Senin (3/12) di Makodim 1417/Kendari, Kegiatan ini sebagai evaluasi kinerja tahunan yang rutin dilaksanakan.

Apel babinsa dan Danramil ini diikuti 15 Danramil dan perwakilan babinsa masing Koramil bertempat di Aula serba guna Makodim 1417/Kendari.

Dandim 1417/Kendari, Letkol CPN Fajar Wijaya pada pembukaan kegiatan tersebut memberikan penekanan khusus berkaitan dengan netralitas dalam pelaksanaan kegiatan Pemilu 2019 dimana netralitas merupakan salah satu harga mati bagi TNI.

Dandim mengatakan, kesuksesan Pemilu 2018 sangat menentukan hidup matinya perjalanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga, peran semua pihak diharapkan dapat membuat Pemilu 2019 berjalan aman dan lancar.

Terkait dengan tugas Aparat kewilayahan sesuai perintah Presiden, TNI diminta harus segera mengidentifikasi perkembangan idelogi komunis di Indonesia.

“Perintah kedua Presiden adalah identifikasi perkembangan ideologi komunis, dimana dan berapa jumlahnya, apa kegiatannya, siapa tokohnya, seperti itu,” imbuh Fajar.

Kemudian, berkaitan dengan radikalisme dan politik identitas yang kian santer terhadi dewasa ini. Ada masalah dengan SARA (suku, agama, ras dan antar ) yang juga menjadi isu yang harus diantisipasi dengan baik.

“Saya sudah perintahkan kepada para Babinsa dan seluruh Danramil untuk mendata dimana kelompok radikal itu ada, berapa jumlahnya, apa kegiatannya siapa, tokohnya. Nah, kalau memang ternyata ada, kami akan laksanakan pendekatan-pendekatan deradikalisasi dengan cara persuasif karena bagaimana pun juga mereka adakah bangsa yang harus kita bimbing kembali kepangkuan NKRI,” tambahnya.

Untuk diketahui, Apel Danramil dan Babinsa merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan selama tiga hari dan digelar setahun sekali di setiap akhir tahun.

About kodim1417

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.